Monday, April 11, 2011

The Blinded

You betrayed me
You hurt me
You spread the bad words behind my back
You left my heart unhealed,wounded
You’ve taken advantage of me
You’ve taken me for granted
You’ve treated me like a grain of weightless dust you can vacuum easily
You’ve treated me like a dog
You drive me out
You just dumped me now
You’re heartless bitches
I’m the docile
I’m the observer with sealed lips
I’ve been armed with lots of patience
I’m the blinded
I’ve suffered much from losing my pride, dignity
I’ve learned enough
I’ve seen a lot
I've fed my soul with determination to rise and fight back
I’m having a down and carry it around
I sow, watch, wait, and reap
I only fight for what’s worth-fighting, there’s nothing else.

Friday, April 8, 2011

Tips Paling Mendasar untuk Memahami dan Menguasai Bahasa Inggris

Terus terang saya berpendapat bahwa kemampuan bahasa Inggris orang Indonesia secara umum tidak terlalu baik. Bahkan untuk tingkat regional di Asia Tenggara, kemampuan berbahasa Inggris kita di bawah Filipina, Singapura dan Malaysia. Sedangkan penduduk negara-negara Asia Tenggara yang lain setara atau lebih buruk dalam kemampuan berbahasa Inggris. Yang saya maksud kemampuan berbahasa Inggris yang baik di sini adalah pemahaman terhadap tata bahasa, kemampuan untuk merangkai kata-kata menjadi sebuah kalimat yang sejalan dengan kaidah tata bahasa. Tentunya tanpa menyampingkan komponen-komponen berbahasa yang lain. Bolehlah orang ingin terlihat keren dengan berbicara atau menulis dalam bahasa Inggris, tapi sekali lagi bila yang diucapkan atau ditulis tersebut tidak sesuai dengan kaidah tata bahasa bagi saya itu sama saja omong kosong. Bahkan dapat berbahaya bila orang tersebut tidak menyadari kesalahan yang dilakukannya ini sebab akan semakin menunjukkan bahwa pemahamannya terhadap bahasa Inggris lemah. Saya merasa geli setiap kali ada yang berceletuk bahwa tidak perlu belajar tata bahasa Inggris untuk dapat memahami dan menguasainya. Maka lihatlah, orang-orang cenderung terbius iklan dari kelas-kelas percakapan bahasa Inggris yang menjanjikan penguasaan bahasa internasional ini dalam waktu singkat. Menurut saya ini tetap omong kosong. Secara logika apakah mungkin secara tiba-tiba orang dapat cas cis cus berbahasa Inggris tanpa berbekal pengetahuan tentang tata bahasa Inggris yang memadai. Apalagi struktur bahasa Inggris amat berbeda dibandingkan bahasa Indonesia. Oke lah mungkin di kelas percakapan orang merasa hebat. Tapi ujian yang sebenarnya adalah tatkala orang tersebut berkomunikasi dengan orang asing atau penutur asli. Di situlah pemahaman kita tentang tata bahasa Inggris benar-benar diuji. Saya tidak pernah sependapat dengan jargon ‘get the message through’ yang kurang lebih berarti asal bunyi (ngomong) yang penting lawan bicara paham. Bukankah lebih baik kalau pesan tersebut tersampaikan dengan baik dan dalam cara yang elegan. Ini adalah sebuah seni. Saya selalu yakin bahwa cara terbaik untuk belajar sebuah bahasa adalah dengan metode konservatif. Pahami dahulu tata bahasanya, titik! Ia akan melapangkan jalan Anda dalam menguasai sebuah bahasa secara perlahan-lahan. Sebenarnya kurikulum pengajaran bahasa Inggris di Indonesia sudah cukup baik, hanya saja siswa kurang dilatih untuk mempraktikkan tata bahasa yang telah mereka pelajari terutama dalam mengungkapkan pemikiran, ide kreatif dsb terutama dalam bentuk tulisan sehingga siswa kurang percaya diri. Tentunya masih banyak faktor-faktor lain yang ikut berpengaruh.

Yang saya ingin bagikan di sini adalah hal-hal paling mendasar dalam belajar bahasa Inggris, ini murni berdasarkan pengalaman saya. Inti-inti dari tata bahasa Inggris yang wajib Anda pegang. Yang pertama Anda WAJIB mengenal delapan bagian pokok dari kalimat (the eight basic parts of speech). Mungkin terlihat remeh, tapi saya jamin Anda tidak akan pernah membuat kemajuan berarti dalam belajar bahasa Inggris sebelum menguasai ini. Delapan bagian tersebut adalah kata kerja (verbs), kata benda (nouns), kata ganti (pronouns), kata sifat (adjectives), kata keterangan (adverbs), kata depan (prepositions), kata hubung (conjunctions) dan kata seru (interjections). Sebetulnya jika Anda mampu berbahasa Indonesia dengan baik, Anda tidak akan kesulitan dalam mengenali ciri-ciri masing-masing bagian tersebut. Sebenarnya hal ini berlaku universal. Jadi saya jamin jika Anda menguasai bahasa Indonesia, Anda pasti bisa menguasai dasar-dasar bahasa Inggris.

Kemudian yang ke dua Anda wajib tahu bahwa struktur kalimat dasar dalam bahasa Inggris harus memiliki dua elemen yaitu subyek dan kata kerja (subject + verb). Ini juga adalah pemahaman yang sangat mendasar. Ambillah contoh dalam kalimat: That girl is pretty. Tidak mungkin Anda mengatakan That girl pretty, sebab dalam kalimat ini unsur dasarnya tidak terpenuhi yaitu hanya ada subyek (the girl) dan kata sifat (pretty) jadi perlu kita tambahkan kata kerja ‘is’.

Hal yang ke tiga Anda harus mengingat bahwa kata kerja bantu (auxillary verbs) yaitu antara lain will, shall, may, might, can, could, must, ought ot, should, would, used to, need, harus diikuti oleh kata kerja. Ambillah contoh: God must be crazy. Tidak mungkin Anda mengatakan God must crazy, karena ‘crazy’ bukanlah kata kerja. Sehingga ‘be’ perlu dimunculkan.

Hal ke empat , Anda harus bisa membedakan kalimat aktif dan pasif.

Hal ke lima, Anda harus menguasai perubahan kata kerja (konjugasi), terutama dari konjugasi yang tidak beraturan.

Hal ke enam, mau tidak mau Anda harus menguasai dan tahu kapan menggunakan tenses secara benar.

Semoga bermanfaat. Saya terbuka untuk semua komentar.

Wednesday, April 6, 2011

Justin Bieber Pergi Umrah


I can't help laughing anytime I see my picture above. It was taken at Juanda International Airport of Surabaya a moment prior to my departure on a minor pilgrimage to Saudi Arabia. You can read the whole story here. I particularly love how my hair looked for it had a close resemblance to that of Justin Bieber's. Don't you think so???

Surat Untuk Ibu

Trenggalek, 6 April 2011

Sudah sebulan dua minggu aku berada jauh darimu ibu. Dan selama ini pula tak sedetikpun terlintas dalam benakku bayangan dirimu. Dengan pongahnya aku berkata pada dunia bahwa aku kuat berada jauh dari dirimu, berada jauh dari rumah di mana engkau membesarkan diriku, berada jauh dari hangat dekapmu. Tapi malam ini suatu perasaan yang aneh menyergapku. Kuingat sosokmu, senyummu, tiba-tiba. Dan seketika aku merasa rapuh. Ingatan tentang dirimu meruntuhkan egoku, membunuh angkuhku, melunakkan hatiku, mendamaikan perasaan. Apakah engkau rasakan hal yang sama ibu? Rindukah kau padaku juga? Naif rasanya pertanyaanku ini. Tidakkah aku cukup dewasa untuk menyadari bahwa cinta kasihmu yang tulus adalah untuk sepanjang masa? Ibu, malam ini sungguh ingin aku memelukmu erat dan mencium pipimu. Ibu, ingin rasanya kumeneleponmu saat ini, tapi aku terlalu takut. Aku takut kau akan mendengarkanku menangis lirih dan aku tak ingin engkau mencemaskanku. Kuhadapkan diriku di hadapmu ibu dengan hati yang terbuka. Terima kasih atas perjuanganmu dalam mengasuh, mendidik dan merawatku selama ini. Tak peduli berapapun usiaku, aku akan selalu menjadi anak laki-laki kecilmu. Kau adalah dunia dan surgaku ibu. Kaulah inspirasi tebesarku. Terima kasih telah mengajarku untuk menjalani hidup dengan kesederhanaan. Untuk selalu menghormati dan menghargai diri dan orang lain. Walaupun aku sering membuatmu kecewa. Masih aku ingat betapa engkau akan sangat marah bila aku melalaikan solat lima waktu. Betapa engkau akan jengkel bila aku tidak membereskan tempat tidur atau meninggalkan makan pagi sebelum pergi menuntut ilmu. Dan semua kecerewatanmu, aku rindu dengan semua itu ibu. Masih sulit bagiku membayangkan hidup tanpa kehadiranmu. Tanpa doa-doamu yang telah membuka pintu ridho-Nya padaku. Semoga Allah memberikanku banyak waktu untuk membalas semua kabaikanmu yang tak ternilai walaupun aku tahu itu tak ‘kan pernah cukup. Ibu sekarang izinkan anakmu ini menitikkan air mata dalam kedamaian. Air mata kerinduanku padamu.